Zarnadi.com

Blog yang mebahas informasi seputar bisnis, kecantikan, cinta dan gaya hidup

Travel

Benarkah Blue Point Beach Surga Bagi Peselancar?

Source: pixabay

Surfer (Panggilan bagi yang gemar berselancar) pasti tahu manfaat yang ia dapatkan dari berselancar. Bagaimana tidak, olahraga air yang tergolong ekstrem ini nyatanya mampu menggerakan semua otot tubuh sekaligus latihan kardiovaskular. Selain itu, surfing atau berselancar juga mampu membuat surfer menjadi awet muda, lho! Bagi Surfer, manfaat yang didapatkan itu hanyalah bonus. Yang paling utama adalah kesenangan dan tantangan bagaimana ia mampu menaklukkan ombak yang tinggi. Setuju?

Maka, tak heran jika Surfer rela mencari pantai yang memiliki ombak tinggi dan terbaik bahkan harus ke luar negeri sekalipun. Nah, khusus untuk kamu surfer asal Indonesia tahan dulu untuk pergi ke luar negeri. Karena Indonesia masih punya Blue Point Beach yang berada di Bali. Dari segi transportasinya pun beragam dan mudah. Pun begitu kamu tidak perlu memikirkan biaya akomodasi yang mahal karena masih banyak hotel murah di Bali. Menyenangkan bukan?

 

Lalu, apa hebatnya Blue Point Beach hingga dikatakan Surga bagi Surfer?

Blue Point Beach sebenarnya panggilan khusus para wisatawan mancanegara alias Bule ketika ke Pantai Suluban (nama Pantai sebenarnya) karenadi Desa Pecatu ini terdapat sebuah Villa bernama Blue Point. Selain itu pantai indah ini berada di balik bebatuan karang yang besar.  Untuk menuju tepi pantainya saja kamu harus menuruni anak tangga yang terbuat dari kayu atau yang terbuat baku bata. Anak tangganya pun diapit oleh karang-karang yang besar. Ada cara lainnya untuk masuk Pantai Suluban agar tidak terlalu capai melewati anak tangga yakni masuk dari pintu belakang Blue Point, sehingga kamu hanya akan melewati warung-warung penjual makanan atau souvenir saja.

Blue Point atau Pantai Suluban memang cocok dikatakan Surga bagi Surfer karena memiliki ombak yang besar dan kuat. Semakin sore, ombak di Blue Point semakin tinggi, bahkan air lautpun hampir menutupi seluruh hamparan pasir putihnya. Ketinggian ombak minimal tiga meter dan maksimal mencapai 12 meter. Sedangkan untuk gelombang rata-rata tiga sampai lima meter. Hanya Surfer yang sudah profesional lah atau berada di tingkat lanjutan yang boleh berselancar di Blue Pont Beach. Surfer yang tidak membawa papan selancar pun dapat menyewa dengan harga Rp150.000 per jam.

Jangan berkecil hati, jika kamu tak bisa berselancar karena kamu masih bisa menikmati mandi air laut atau renang di kolam-kolam kecil Pantai Suluban. Kolam-kolam kecil ini berada di antara dua buah bau karang yang sangat besar dan terdapat karang-karang kecil yang berisi pasir-pasir laut yang lembut dan air pantai. Di atas karang besar itu, biasanya para turis mancanegara berjemur atau menikmati matahari terbenam. Nah kalau kamu punya nyali kuat, coba aja untuk terjun dari batu karang ke laut! Biasanya turis mancanegara perempuan atau pria yang banyak dilihat saat terjun.  Jangan aneh juga ya, jika di malam hari kamu akan melihat banyak tenda yang terpasang di pinggiran pantai. Tak hanya turis lokal, para bule pun hobi berkemah!

Tapi, bukan berarti di Blue Point Beach tidak ada fasilitas penginapan. Banyak penginapan atau hotel yag berada di sekitar Pantai Suluban. Kamu dapat mencari dan pesan kamar hotel melalui www.reservasi.com kemudian melakukan pencarian khusus untuk sekitaran Uluwatu, Bali. Sehingga lebih mudah dibandingkan harus berjalan kesana-kesini saat tiba di lokasi.

Cara Menuju Pantai Suluban atau Blue Point Beach

Dari Kota Denpasar menuju Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung Bali, kamu akan tiba dalam waktu satu jam dengan berkendara. Sayangnya tidak ada angkutan umum untuk menuju Desa Pecatu. Sehingga kamu bisa menyewa motor atau mobil. Dari Pusat Kota Bali, arahkan tujuan menuju Jimbaran kemudian setelah sampai di perempatan Jimbaran yang terdapat Outlet Ayam Goreng Siap Saji, belok kanan menuju Jalan Uluwatu sampai melewati Cultur Park. Tiba di Kantor Desa Pecatu, belok kanan menuju Jalan Labuan Sait. Ikuti papan petunjuk menuju Pantai Padang-Padang kemudian belok kanan menuju Pantai Suluban yang terdapat Villa bernama Beach Point.

Selain rute jalan di atas yang awalnya dari Jimbaran. Kamu dapat memilih rute alternatif menuju Pantai Suluban atau Blue Point Beach yakni Jalan Uluwatu. Nah saat memasuki kawasan Uluwatu, tinggal belok kanan menu Pantai Suluban. Rute jalannya lebih mudah tidak banyak jurang tapi waktu tempuh lebih lama.

Setelah tiba, kamu tidak harus membayar tiket masuk alias gratis. Hanya saja untuk biaya parkir dikenakan biaya yakni mobil Rp5.000,- sepeda motor Rp2.000,- dan bus pariwisata Rp10.000,- Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan di setiap pantai dan objek wisata yang kamu kunjungi ya!

Leave A Comment